Pemberitaan di Website KPU Harus Menarik Dibaca

Solok, Pemberitaan yang ditampilkan di website KPU kabupaten/kota harus menarik untuk dibaca. Sehingga pemberitaan di website KPU akan lebih tepat sasaran karena informasi yang disampaikan menyebar ke seluruh lapisan publik.

Demikian disampaikan oleh Ketua Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Sumatera Barat, Izwaryani pada rapat koordinasi dengan KPU kabupaten/kota, Senin (23/5).

Pemberitaan yang menarik untuk dibaca merupakan salah satu dari tiga misi pembenahan website KPU kabupaten/kota yang disampaikan. Dua misi lainnya yakni, adalah soal pemberitaan yang mampu menarik media-media massa untuk melirik website KPU menjadi bahan pemberitaan di medianya masing-masing. Kemudian misi ketiga, berita di website KPU kabupaten/kota juga harus bisa menangkis isu-isu miring tentang lembaga KPU.

Misal ketika usai pemilihan legislatif untuk satu Dapil ada maksimal 12 calon yang terpilih, sementara juga ada seratus lebih calon legislatif yang tidak terpilih. Ada kemungkinan calon- calon yang gagal itu akan melampiaskan kekecewaannya dengan menyebar isu-isu miring terhadap KPU

"Apa ini KPU, kerja tidak benar," kata Izwaryani mencontohkan salah satu pernyataan calon tidak terpilih.

"Pernyataan ini harus bisa kita tangkis," tambah Izwaryani.

Izwaryani juga mengatakan, minimal satu pemberitaan mewakili satu misi pemberitaan.

"Kalau tidak akan memuat seluruh misi pemberitaan, minimal satu pemberitaan tertumpang satu misi pemberitaan," kata Izwaryani dalam rakor lewat zoom meeting tersebut.

Izwaryani juga menanggapi beberapa pertanyaan dan masukan dari KPU kabupaten/kota soal kelemahan sumberdaya manusia dalam penulisan berita atau soal menangkap isu-isu menarik untuk diberitakan. Ia menyadari bahwa kelemahan sumber daya manusia di KPU itu memang ada dan tidak bisa dipungkiri. Jangankan staf, kadang pimpinan di KPU juga kurang punya kemampuan soal isu pemberitaan yang menarik.

Namun KPU kabupaten/kota tidak boleh menyerah, sebab masih ada peluang untuk merekrut SDM yang mumpuni. Terlebih KPU sekarang sedang merekrut Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN).
"Rekrut lah pegawai yang sesuai dengan kebutuhan lembaga KPU" katanya.

Rakor yang dilaksanakan KPU provinsi diikuti dengan antusias dan menarik banyak respon dari peserta.

Sementara itu Ketua Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Solok, Vivin Zulia Gusmita mengatakan, website KPU Kabupaten Solok terus dibenahi, terutama soal disain website. Namun demikian sejauh ini KPU Kabupaten Solok terus berupaya memberikan informasi yang menarik dibaca dan juga website dimaksud juga dihubungkan media sosial seperti Facebook dan Instagram KPU Kabupaten Solok.(*)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 724 Kali.